Kalender Islam 2020 Hijriyah 1441-1442 Lengkap Tanggalan Jawa

Kalender Islam, Muslim atau Hijriyah (Arab: التقويم الهجري at-taqwīm al-hijrī) adalah kalender lunar yang terdiri dari 12 bulan lunar dalam tahun 354 atau 355 hari. Kalender Islam termasuk astronomical calendar yang merupakan kalender berdasarkan fenomena alam seperti Kalender Cina. Kalender Islam menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya, Sedangkan kalender yang digunakan di Indonesia secara resmi yaitu kalender masehi menggunakan peredaran matahari. Selain itu masyarakat Indonesia juga mengenal tahun Hijriyah (tahun islam), tahun Imlek (tahun Tionghoa) dan tahun jawa. Baca: Kalender 2020 Jawa Lengkap Bulan, Hari Pasaran Dan Wuku Hari.

Nama-nama hari Kalender Hijriyah

Kalender Hijriyah terdiri dari 7 hari. Sebuah hari diawali dengan terbenamnya Matahari, berbeda dengan Kalender Masehi yang mengawali hari pada saat tengah malam. Berikut adalah nama-nama hari:

Al-Ahad (Ahad)
Al-Ithnayn (Senin)
Ats-Tsalaatsa’ (Selasa)
Al-Arbaa-a/Ar-Raabi’ (Rabu)
Al-Khamsah (Kamis)
Al-Jumu’ah (Jumat)
As-Sabt (Sabtu)

Nama-nama 12 bulan Kalender Hijriyah

1. Muharram (Arab: مُحَرَّم)
adalah bulan pertama tahun Hijriyah (30 hari). Bulan suci, disebut demikian karena peperangan atau pertumpahan darah dan semua jenis peperangan dilarang (ḥaram) selama bulan ini. Muḥarram termasuk Ashura’, hari kesepuluh. Tanggal 1 Muharram adalah hari Tahun Baru dalam Kalender Islam.

2. Safar (Arab: صَفَر)
adalah bulan ke-2 tahun Hijriyah (29 hari) dalam penanggalan Hijriiah. Sapar adalah bulan kedua dalam penanggalan Jawa.

3. Rabiul awal (Arab: رَبِيع ٱلْأَوَّل)
adalah bulan ke-3 tahun Hijriyah (30 hari) bulan Maulid. Rabiul awal adalah bulan ketiga dalam penanggalan hijriyah. Merupakan bulan perayaan yang sangat suci bagi banyak Muslim, karena itu adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad.

4. Rabiul akhir (Arab: ربيع الثاني)
adalah bulan ke-4 tahun Hijriyah (29 hari). Rabiul akhir adalah bulan keempat dalam penanggalan hijriyah.

5. Jumadil awal (Arab: جُمَادَىٰ ٱلْأُولَىٰ)
adalah bulan ke-5 tahun Hijriyah (30 hari) Jumadil awal adalah bulan kelima dalam penanggalan hijriyah dan penanggalan Jawa.

6. Jumadil akhir (Arab: جُمَادَىٰ ٱلْآخِرَة)
adalah bulan ke-6 tahun Hijriyah (29 hari) Jumadil akhir adalah bulan keenam dalam penanggalan hijriyah dan penanggalan Jawa.

7. Rajab (Arab: رَجَب)
adalah bulan ke-7 tahun Hijriyah (30 hari). Rajab adalah bulan ketujuh dalam penanggalan hijriyah dan penanggalan Jawa. Ini adalah bulan suci kedua di mana pertempuran dilarang. Orang Arab pra-Islam akan menghilangkan kepala tombak mereka dan menahan diri dari pertempuran. Pada tanggal 27 di bulan ini, umat Islam di seluruh dunia merayakan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yaitu pada saat Rasulullah melakukan perjalanan dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsha (Palestina) dengan Buraq, dan dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha menghadap Allah SWT.

8. Sya’ban (Arab: شَعْبَان)
adalah bulan ke-8 tahun Hijriyah (29 hari). Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam penanggalan hijriyah. Menandai waktu tahun ketika suku-suku Arab berpencar untuk menemukan air. Sha‘bān mungkin juga terkait dengan kata kerja yang berarti “berada di antara dua hal”.

9. Ramadhan (Arab: رَمَضَان)
adalah bulan ke-9 tahun Hijriyah (29–30 hari, berdasarkan pengamatan hilal). Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam penanggalan hijriyah. Ramaḍān adalah bulan paling suci dari kalender Hijriyah. Selama masa ini, umat Islam harus berpuasa (saum) dari sebelum fajar hingga matahari terbenam dan harus memberi amal kepada orang miskin, yang membutuhkan dan diperintahkan untuk menghindari perbuatan dosa yang dapat membatalkan puasa.

10. Syawal (Arab: شَوَّال)
adalah bulan ke-10 tahun Hijriyah (29 hari). Syawal adalah bulan kesepuluh dalam penanggalan hijriyah dan penanggalan Jawa. Hari pertama Syawal adalah Idul Fitri. Tanggal 1 Syawal Umat Islam merayakan hari raya Idul Fitri sebagai perayaan setelah menjalani puasa pada bulan sebelumnya yakni bulan Ramadan. Beberapa Muslim mengamati puasa enam hari selama Syawal mulai hari setelah Idul Fitri karena puasa dilarang pada hari ini. Enam hari puasa ini bersama dengan puasa Ramadhan, sama dengan puasa sepanjang tahun.

11. Dzulkaidah (Arab: ذُو ٱلْقَعْدَة)
adalah bulan ke-11 tahun Hijriyah (30 hari). Dzulkaidah adalah bulan kesebelas dalam penanggalan hijriyah. Dzulkaidah adalah bulan suci di mana perang dilarang. Orang diijinkan untuk membela diri jika diserang. Makna/Arti kata Zulkaidah adalah ‘Penguasa Gencatan Senjata’.

12. Dzulhijjah (Arab: ذُو ٱلْحِجَّة)
adalah bulan ke-12 tahun Hijriyah (29 hari). Dzulhijjah adalah bulan keduabelas dalam penanggalan hijriyah. Selama bulan ini para peziarah Muslim dari seluruh dunia berkumpul di Mekah untuk mengunjungi Ka’bah. Ibadah haji dilakukan pada tanggal 8, ke-9 dan ke-10 bulan ini. Hari Arafah terjadi pada tanggal 9 bulan ini. Idul Adha, “hari raya kurban”, umat Islam memperingati hari raya Idul Adha, dimulai pada hari ke-10 dan berakhir pada matahari terbenam tanggal 12, dan ini adalah bulan suci ke-4 di mana perang dilarang.

Penanggalan Jawa

Hari Pasaran Jawa

Pancawara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 5 hari, dalam budaya Jawa dan Bali. Pancawara juga disebut sebagai hari pasaran dalam bahasa Jawa karena beberapa pasar tradisional pada zaman dahulu hanya buka pada hari tertentu saja. Orang Jawa menganggap nama hari ini memiliki hubungan mistis dengan warna dan arah mata angin:
Legi: putih dan Timur
Pahing: merah dan Selatan
Pon: kuning dan Barat
Wagé: hitam dan Utara
Kliwon: warna kabur / fokus dan ‘tengah’.

Bulan Jawa Dan Jumlah Hari

1. Sura jumlah hari 30
2. Sapar jumlah hari 29
3. Mulud/Rabingulawal jumlah hari 30
4. Bakda Mulud/Rabingulakir jumlah hari 29
5. Jumadilawal jumlah hari 30
6. Jumadilakir jumlah hari 29
7. Rejeb jumlah hari 30
8. Ruwah/Arwah jumlah hari 29
9. Pasa/Siyam jumlah hari 30
10. Sawal jumlah hari 29
11. Sela/Apit jumlah hari 30
12. Besar/Kaji jumlah hari 29 atau 30

Kalendar Islam Tahun 2020 1441-1442 (Hijriyah)

Kalender Islam 2020 ini dibuat menggunakan corel draw dan diconvert dalam bentuk gambar (jpg) dengan kualitas tinggi (high).Ada penambahan beberapa font bernuansa arab, agar terlihat bagus dan sesuai tema kalender islam.

Tahun Baru Islam

Tahun Islam 1441 Hijriyah dimulai dari tanggal 11 September 2019 sampai dengan 30 Agustus 2020. Sedangkan Tahun 1442 Hijriyah dimulai dari 31 Agustus 2020 sampai dengan 20 Agustus 2021.

kalender islam 2020

kalender islam 2020