Home » jodoh » Hari Dan Bulan Yang Baik Untuk Menikah Menurut Islam

Hari Dan Bulan Yang Baik Untuk Menikah Menurut Islam

Memilih jodoh yang tepat sama halnya dalam menentukan hari dan bulan hajat pernikahan tentunya kita harus memilih waktu yang tepat juga agar mendatangkan keberkahan. Dalam agama islam, banyak bulan baik yang berkaitan dengan sunnah nabi Muhammad yang bisa kita jadikan patokan untuk mencari hari dan bulan yang baik untuk menikah.

Bulan hijriyah pada kalender islam terutama pada pernikahan Rasulullah biasanya dijadikan rujukan bulan baik pernikahan menurut agama islam.

Mencari hari baik ijab kabul pernikahan

Muharram

Muharram adalah bulan ke-1 atau bulan pertama dalam kalender Hijriah. Muharram berasal dari kata yang maksudnya diharamkan ataupun dipantang, ialah dilarang melaksanakan peperangan ataupun pertumpahan darah. Bertepatan pada 1 muharram merupakan hari Tahun Baru dalam agama Islam.

Di bulan awal penanggalan Hijriyah ini, Rasulullah saw menikah dengan Ummu Habibah Ramlah binti Abi Sufyan al-Umawiyyah al-Qurasyiyah al-Kinaniyyah atau lebih dikenal dengan Ummu Habibah. Waktu itu Rasulullah berikan amanah pada Amr bin Umayyah Adh- Dhomari buat mengantarkan pesan kepada Raja Najasy di bulan Muharram tahun 7 Hijrah.

Tidak cuma itu saja, Rasulullah saw pula menikahi Shafiyah binti Huyay, Ayahnya adalah ketua suku Bani Nadhir, salah satu Bani Israel yang bermukim di sekitar Madinah. Menikah pada bulan Muharram tahun ke 7 Hijriyah.

Muharram merupakan bulan yang baik untuk menikah dalam Islam apalagi terdapat yang jadi amalan yang disunnahkan.

hari bulan baik untuk pernikahan menurut islam

Rabiul awal

Bulan rabiul awal merupakan bulan ke- 3 dalam Kalender Hijriyah.  Rasulullah saw menikahi istrinya Khadijah binti Khuwailid kala umur Nabi saw 25 tahun sedangkan Khadijah 40 tahun.

Menikah bertepatan pada 10 Rabiul awal di kota Makkah serta dikaruniai beberapa anak laki-laki dan perempuan.

Hari Penting

Tanggal 12 bulan rabiul awal merupakan hari kelahiran nabi Muhammad SAW merupakan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Bulan Syawal merupakan bulan yang baik untuk pernikahan Nabi Muhammad, SAW dengan Aisyah. Pada bulan Syawal di Indonesia terutama di keraton jawa yaitu Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta diadakan perayaan Sekaten.

Tanggal 12 bulan rabiul awal merupakan hari kelahiran nabi Muhammad SAW merupakan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Bulan Syawal merupakan bulan yang baik untuk pernikahan sebab pada bulan syawal Nabi Muhammad, SAW menikah dengan dengan Aisyah. Pada bulan Syawal di Indonesia khususnya di keraton jawa yakni Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta diselenggarakan perayaan Sekaten.

Festival Sekaten

Merupakan rangkaian kegiatan tahunan sebagai peringatan Maulid Nabi Muhammad yang diadakan oleh dua keraton di Jawa yakni Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta. Rangkaian perayaan secara resmi berlangsung dari tanggal 5 dan berakhir pada tanggal 12 Mulud penanggalan Jawa (dapat disetarakan dengan Rabiul Awal penanggalan Hijriah).

Mencari hari baik pasang tarub dan filosofinya

Sya’ban

Sya’ban adalah bulan ke-8 dalam kalender Hijriah. Nama sya’ban berarti “pemisahan”, disebut demikian karena orang-orang Arab pagan berpencar dan berpisah pada bulan ini untuk mencari air. Pada bulan ini baik untuk melangsungkan pernikahan, karena Rasulullah saw menikahi Hafsah binti Umar bin Khattab di tahun ketiga Hijriyah. Alasan Nabi menikahinya adalah untuk menghormati ayahanda Hafsah yaitu, Umar bin Al-Khattab. Pada bulan Sya’ban pula Nabi Muhammad menikah dengan seorang perempuan bernama Juwairiyah binti Al-Harits, pemimpin Bani Mustholiq dari Khuza’ah.

Pada bulan sya’ban terdapat berbagai peristiwa sejarah penting dalam islam, yaitu:

Peristiwa

  • 1 sya’ban, kelahiran Zainab binti ‘Alī
  • 3 sya’ban, kelahiran Husain bin ‘Alī bin Abi Thalib
  • 4 sya’ban, kelahiran ‘Abbas bin’ Alī
  • 5 sya’ban: Helahiran Imam Syiah, ‘Alī ibn Husain
  • Kematian Hazrat Fizza, tangan-gadis (Qaneez) dari Fatimah
  • 7 sya’ban, kelahiran Qasim bin Hasan
  • 8 sya’ban, kematian Khwaja Abdul Ghaffar Naqsybandi alias Pir Mitha
  • 11 sya’ban, kelahiran ‘Alī al-Akbar
  • 15 sya’ban:
    – Malam doa yang dikenal sebagai Lailatul al-baraat diamati oleh Muslim
    – Kelahiran Dua Belas Imam yang terakhir, Muhammad al-Mahdi
  • 22 sya’ban, kematian Khwaja Muhammad Usman Damani, seorang guru Sufi dari tradisi Naqshbandi
  • 27 sya’ban, Kelahiran Sayyad Laal Shah Hamdani, seorang syekh Naqshbandi terkemuka

Syawal

Syawal  adalah bulan ke-10 dalam kalender Hijriah dan Jawa. Pada tanggal 1 Syawal, umat Islam merayakan hari raya Idul Fitri sebagai perayaan setelah menjalani puasa pada bulan sebelumnya yakni bulan Ramadan.

Pada bulan Syawal tahun kesepuluh dari kenabian beberapa hari setelah wafatnya Khadijah, Nabi Muhammad saw menikah dengan Saudah binti Zam’ah, seorang janda yang ditinggal mati suaminya.

Pada bulan ini pula Nabi Muhammad saw menikahi Aisyah binti Abu Bakar di tahun kesebelas dari kenabian, setahun setelah beliau menikahi Saudah atau dua tahun dan lima bulan sebelum peristiwa Hijrah.

Zulkaidah

Zulkaidah adalah bulan ke-11 dalam kalender Hijriah. Zulkaidah merupakan bulan yang mengandung makna sakral dalam sejarah di mana pada bulan ini terdapat larangan berperang. Makna kata Zulkaidah adalah “Penguasa Gencatan Senjata” sebab pada saat itu bangsa Arab meniadakan peperangan pada bulan ini. Zainab binti Jahsyi bin Rayab dari Bani Asad bin Khuzaimah dinikahi oleh Rasulullah saw pada bulan Dzulqa’dah di tahun kelima Hijriah. Tidak hanya itu, pada bulan ini beliau juga menikah dengan Maimunah binti Al- Haris seorang janda yang sudah berusia lanjut.

Hari Dan Bulan Yang Baik Menikah Tahun 2022

Jika anda berencana melangsungkan pernikahan pada tahun 2022 masehi, menurut kalender islam atau hijriyah berikut mulai tanggal dan bulannya dalam kalender 2022 masehi:

Kalender jawa 2022 hari baik lengkap weton wuku

hari dan bulan baik untuk pernikahan tahun 2022 menurut islam

  • Muharram pada kalender masehi 2022 dimulai 30 Juli sampai 28 Agustus 2022M.
  • Rabiul awal pada kalender masehi 2022 dimulai 27 September sampai 26 Oktober 2022M.
  • Sya’ban pada kalender masehi 2022 dimulai 4 Maret sampai 2 April 2022M.
  • Syawal pada kalender masehi 2022 dimulai 3 Mei sampai 31 Mei 2022M.
  • Zulkaidah pada kalender masehi 2022 dimulai 1 Juni sampai 30 Juni 2022M.
Share on: